Sekilas Tentang Kue Putu

Tut…tut…tut, ini bukan tentang suara telephone yang terputus, melainkan bunyi tungku dari kue putu yang biasanya terbuat dari kotak kaleng dengan penutup kayu yang ditusuk pada lubang-lubang uap untuk memasak kue putu.

Malam itu dibawah temaram rembulan, sang abang penjual kue putu menggowes sepedanya berkeliling gang-gang sempit untuk menjajakan dagangannya.

Sang penjual kue putu berhenti ketika pembeli memesan kue putu, “beli berapa de?”. tanya abang penjual kue putu, “sepuluh ribu aja bang”, sahut pembeli, si abang penjual kue putu pun langsung meracik bahan-bahan kue putu dan memasukan adonan kue putu yang telah diberi gula merah ke selongsong kayu berbentuk silinder kecil.

Tut…tut….tut, begitu bunyi proses memasak kue putu dengan teknik penguapan, tak berapa lama kue itupun telah matang dan siap dihidangkan dengan serutan kelapa.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *