Satelit Buatan Space X akan dilengkapi pelindung matahari

Space X perusahaan penjelajah angkasa diberitakan sedang menguji teknologi baru satelit buatannya. Perusahaan tersebut kini sedang menguji teknologi visorsat buatannya guna mengurangi tingkat kecerahan dari pantulan sinar matahari ke satelit Starlink buatan Space X.

Elon Musk sang pendiri Space X dikabarkan telah berkoordinasi dengan para ahli Astronomi dengan mengajukan pengembangan teknologi visorsat, teknologi ini dapat mereduksi pantulan cahaya dari satelit Starlink yang dilaporkan cukup mengganggu para Astronom dalam pengamatan objek luar angkasa.

“Tujuan kami adalah membuat satelit dapat mengurangi pantulan cahaya matahari sehingga tidak mengganggu proses pengamatan dan penemuan para Astronom.

Sebelumnya Space X menggunakan teknologi Darksat untuk mengurangi pantulan cahaya matahari pada satelit Starlink buatannya, teknologi Darksat yang digunakan berhasil meminimalisir dampak pantulan sinar pada satelit Starlink berkurang 50 persen dari satelit Starlink yang tidak menggunakan teknologi Darksite.

Space X melanjutkan riset nya dengan mengembangkan teknologi yang lebih baik dari teknologi Darksat yang mampu mereduksi pemantukan cahaya lebih baik dari pada Darksat, teknologi itu dinamakan dengan teknologi Visorsat.

Secara prinsip Visorsat adalah teknologi yang mirip dengan penggunaan kaca film untuk mereduksi cahaya matahari pada mobil, panel Visorsat nantinya akan dipasang secara menyeluruh pada seluruh satelit Starlink keluaran terbaru.

“Kami akan menggunakan pelapis busa radio-transparan yang akan digunakan untuk melapisi satelit Starlink. Fungsi pelapis tersebut akan menghalangi pantulan sinar matahari untuk mencapai antena. Pelindung matahari berteknologi Visorsat pada prosesnya akan membalik dan menghalangi matahari dan mencegah pantulan sinar”.

Musk juga memprediksi bahwa pelindung satelit Visorsat akan “ber-efek signifikan” pada berkurangnya kecerahan satelit.

Space X mulai merencakan untuk menggunakan dan menguji Visorsat pada peluncuran satelit Starlink buatannya. Diketahui satu satelit Starlink telah diluncurkan pada tanggal 22 April 2020, belum diketahui dengan pasti apakah Starlink yang diluncurkan tersebut menggunakan teknologi Visorsat.

Teknologi reduksi cahaya pada Satelite buatan Space X mengalami kemajuan yang sangat pesat, hal ini terlihat dari perbandingan dengan satelite yang diluncurkan pada tahun 2019, terdapat perbedaan yang mencolok pada tingkat reduksi cahaya pada teknologi terbaru Visorsat dapat menyerap cahaya matahari lebih baik dari teknologi Darksat, sehingga satelit terlihat gelap dan tidak memantulkan cahaya.

Dalam diskusi komite astronomi dengan Space X yang diselenggarakan selama satu jam, berfokus pada peran dari Space X untuk mendukung penelitian para Astronom agar tidak terdampak pada satelit buatan yang mengganggu pandangan Astronom dalam pengamatan angkasa luar.

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *